
MUROQOBATULLOH
Muroqobah
adalah perasaan seorang muslim bahwa Alloh selalu mengawasinya setiap saat.
Keadaan ini harus bersemayam di dalam
hati seorang sehingga ia selalu merasakan bahwa Alloh selalu mengawasinya. Mengetahui
apa saja yang ia lakukan baik yang lahir maupun yang batin. Bila hal ini bisa di
capai maka ia akan meraih derajat ikhsan. Sebagai mana Rasululloh sabdakan:
اْلإِحْسَانِ،
قَالَ: أَنْ تَعْبُدَ اللهَ كَأَنَّكَ تَرَاهُ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تَرَاهُ
فَإِنَّهُ يَرَاكَ
“Engkau
beribadah kepada Allah seolah-olah engkau melihat-Nya. Jika engkau tidak
melihat-Nya, sesungguhnya Dia melihatmu.”
Pertama,
seorang merasakan seakan melihat Alloh dalam beribadah kepada-Nya. Artinya ia bias
merasakan keagungan asma’ dan sifat Alloh dalam kehidupanya. Saat melihat
keindahan alam, maka hatinya teringat tentang pencipta keindahan. Ketia ia melihat
satu musibah atau siksa, hatinya langsung teringat Dzat Yang Maha Kuasa. Dalam melihat
sesuatu yang kasat mata ini, kemudian hatinya terpaut kepada Dzat Yang
Menciptakan segala sesuatu.
Demikian
pula saat melihat ibadah mahdhoh. Ketika ia membaca bacaan sholat, maka ingatan
hatinya terpaut kepada Allaoh. Saat membaca “Alhamdulillahirobbil ‘alamin”
misalnya, maka hatinya menyaksikan karunia Alloh yang demikian banyak yang
layak di syukuri. Saat membaca “Malikiyaumidin” terbayang hatinya
betapa Alloh yang maha perkasa saja yang akan menguasai hari pembalasan. Dan demikian
seterusnya.
Ke
dua, dia meyakini bahwa Alloh senantiasa melihat dirinya.
Yaitu
perasaan seseorang yang merasa selalu diawasi Alloh dalam setiap perbuatan,
ucapan dan kehendak hatinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar