A. PENGERTIAN SESAT DAN
CIRI-CIRI ALIRAN SESAT.
1.
Pengertian sesat.
Sesat atau kesesatan dalam bahasa arab artinya Dholal,
yaitu setiap yang menyimpang dari yang di gariskan (yang benar) dan setiap yang
berjalan bukan pada jalan yang benar, itulah kesesatan. Dalam Al-Quran
disebutkan, setiap yang di luar kebenaran adalah sesat sebagaimana firman Allah
dalam surat Yunus ayat 32. Kebenaran hanya datangnya dari Alloh.
32. Maka (Zat yang demikian) Itulah Allah Tuhan kamu yang sebenarnya; Maka tidak ada sesudah kebenaran itu, melainkan kesesatan. Maka Bagaimanakah kamu dipalingkan (dari kebenaran)?
2. Ciri-ciri aliran sesat.
Penting sekali bagi
orang yang hendak menghindari aliran sesat untuk mengetahui ciri-cirinya.karena
begitu banyak ragam dan macam aliran sesat pada masa ini.
Alhamdulillah,
sebagian ciri dari aliran sesat yang ada di tanah air kita ini telah di
kemukakan oleh MUI (Majelis Ulama Indonesia) dan membaginya menjadi 10 kriteria
aliran sesat :
1. Mengingkari rukun iman dan mengingkari rukun islam.
2. Meyakini dan atau mengikuti aqidah yang tidak sesuai dengan
dalil syar’I (Al-Qur’an dan as-sunnah).
3. Meyakini turunya wahyu setelah Al-Qur’an.
4. Mengingkari keaslian dan atau kebenaran isi Al-Qur’an.
5. Melakukan penafsiran Al-Qur’an yang tidak berdasarkan
aidah-kaidah tafsir.
6. Mengingkari kedudukan hadits Nabi SAW sebagai sumber ajaran
islam.
7. Menghina,melecehkan dan atau merendahkan para nabi dan rasul.
8. Mengingkari Nabi Muhammad SAW sebagai Nabi dan Rasul terakhir.
9. Mengubah,menambah dan atau mengurangi pokok-pokok ibadah yang
telah di tetapkan oleh syariah, seperti haji tidak ke Baitulloh, sholat fardhu
tidak 5 waktu.
10. Mengafirkan sesama muslim tanpa dalil syar’I, seperti
mengafirkan seorang muslim hanya karena
bukan kelompoknya.
Sepuluh poin yang di kemukakan oleh MUI ini bukan tanpa
dasar, bahkan di landasi oleh banyak dalil dari Al-Qur’an dan Hadits serta
sesuai dengan prinsip ahlussunnah wal jama’ah.
Maka sebenarnya tumbuhnya aliran-aliran sesat dalam tubuh
umat islam pada zaman sekarang ini (termasuk di Indonesia) tidak terlepas dari
firqoh-firqoh sesat induknya yang muncul pada zaman dahulu, yaitu : Khawarij,
Syiah, Mu’tazilah, Murji’ah, Tasawuf, dan Asy’ ariyah. Di antara mereka ada yang
masih menggunakan nama persis sebagaimana nama firqoh induk mereka, da nada
juga yang berubah nama , namun pada hakekatnya sama dari sisi fikroh dan
aqidahnya.
B.
MENGENAL BEBERAPA ALIRAN
SESAT DI INDONESIA.
1. AGAMA AHMADIYAH
PENDIRI DAN
SEJARAH KEMUNCULANNYA
Ahmadiyah
didirikan oleh Mirza Ghulam Ahmad,ia lahir pada 15 Februari 1835 M, dan
meninggal 26 Mei 1908 di Lahore dan di kuburkan di Qodian, India.nabi Mirza
oleh Ahmadiyah di sejajarkan dengan Nabi Isa as, Nabi Musa as, Nabi Daud as.
Pada tahun 1889 M dia mendirikan Ahmadiyah di satu desa kecil yang bernama
Qodian,Punjab, India, sehingga disebut juga agama Qodian.
Ahmadiyah
masuk ke Indonesia pada tahun 1935, tapi mereka mengklaim diri telah masuk ke
negeri ini sejak tahun 1925 M, kini sudah mempunyai 300 cabang, terutama
Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatra Barat, Palembang, Bengkulu, Bali,
NTB, dan lain-lain.
PARA TOKOH AHMADIYAH
Dan setelah
Mirza Ghulam Ahmad meninggal dunia pada tahun 1908 M, kepemimpinan Ahmadiyah
dilanjutkan oleh. Khalifah Ahmadiyah Qodiyan, mereka adalah;
·
Khalifah Masih I : Hadhrat
Hakim Maulana Nur-ud-din, 27 Mei 1908 M-13 Maret 1914 M.
·
Khalifah Masih II : Hadhrat
Alhaj Mirza Bashirudin Mahmood Ahmad, 14 Maret 1914 M-7 November 1965 M.
·
Khalifah Masih III : Hadhrat Hafiz Mirza Nasir Ahmad, 8
November 1965 M-9 Juni 1982 M.
·
Khalifah Masih IV : Hadhrat Mirza Tahir Ahmad, 10 Juni 1982
M-19 April 2003 M.
·
Khalifah Masih V : Hadhrat
Mirza MasroorAhmad, 22 April 2003 M.
POKOK AJARAN AHMADIYAH
·
Mirza Ghulam Ahmad mengaku
dirinya Nabi dan Rasul utusan Tuhan.
·
Mengaku menerima wahyu di
India. Kitab suci mereka bernama Tadzkirah. Isinya memutarbalikkan ayat-ayat
suci Al Qur'an, ayat yang awal diputar ke belakang, ayat yang satu disambung
ayat lainnya sesuai dengan selera nabi India tersebut.
·
Mengakui Kitab mereka sama
sucinya dengan Al Qur'an.
·
Wahyu tetap turun sampai
hari kiamat begitu juga Nabi dan Rasul diutus sampai hari kiamat.
·
Mempunyai tempat suci
sendiri yaitu Qadian dan Rabwah. Nabi Mirza tidak pernah naik haji ke Makkah.
·
Mereka mempunyai surga
sendiri yang letaknya di Qadian dan Rabwah dan sertifikat kapling surga
tersebut di jual kepada jama'ahnya dengan harga sangat mahal.
·
Wanita Ahmadiyah haram
nikah dengan laki-laki bukan Ahmadiyah tetapi sebaliknya boleh.
·
Tidak boleh bermakmum
dibelakang orang yang bukan Ahmadiyah.
·
Ahmadiyah mempunyai
tanggal, bulan dan tahun sendiri yaitu Suluh, Tabliqh, Aman, Syahadah, Hijrah,
Ikhsan, Wafa', Zuhur, Tabuk, Ikha', Nubuwah, Fatah. Nama tahunnya adalah Hijri
Syamsi (HS).
2. PAHAM INKAR SUNNAH
PENDIRI DAN
SEJARAH MUNCULNYA
Inkaru sunnah dapat diartikan sebagai suatu nama atau
aliran suatu paham keagamaan dalam masyarakat Islam yang menolak atau
mengingkari sunnah/hadits untuk di jadikan sebagai sumber dan dasar syariat
Islam.
Belum jelas siapa yang pertama kali mendirikan aliran
ini, namun salah satu referensi menyebutkan kalau paham Inkar Sunnah dilahirkan
oleh seorang orientalis Yahudi Prof. DR. Goldziher, yang lahir pada tahun
1850-1921 di Hongaria. Ia adalah keturunan yahudi tulen.
Dia mendapatkan beasiswa untuk belajar di Universitas
Al-Azhar Kairo (Mesir) tahun 1873-1874 guna memperdalam pengetahuan islam untuk
keperluan menghancurkan Islam dari dalam.
Kemunculan pemahaman Inkari Sunnah sudah ada sejak
penghujung abad ke2 Hijriah pada masa awal Abbasiyah. Pada masa klasik, pada
masa klasik, Imam syafi’i membagi inkar sunnah ke dalam tiga kelompok, yaitu:
1.
Golongan yang menolak
seluruh sunnah Nabi SAW.
2.
Golongan yang menolak
sunnah, kecuali bila sunnah memiliki kesamaan dengan petunjuk Al-Qur’an.
3.
Mereka yang menolak sunnah
yang berstatus Ahad dan hanya menerima sunnah yang berstatus Mutawatir (seperti
kelompok Mu’tazilah).
Adapun paham sesat ini muncul di
Indonesia sekitar tahun 1980an. Mereka menamakan pengajian yang mereka adakan
dengan sebutan “Kelompok Qur’ani”.
PARA TOKOH INKARU SUNNAH
·
Dr. Taufiq Shudiq dari
Mesir.
·
Dr. Ahmad Amin.
·
Dr. Ahmad Dzaki Sya’di, ia
pernah menulis Tsaurah Islam yaitu tentang ketidak setujuan terhadap
sunnah.
·
Luqman saad, dia adalah
seorang Direktur sebuah perusahaan penerbitan (PT.Ghalia). Lukman berperan
mencetak buku-buku yang berisi ajaran sesat Inkar Sunnah.
·
Ahmad Dien.
·
Ahamad Khan.
·
H. Abdurrahman.
·
H. Sanwani.
POKOK AJARAN INKARU
SUNNAH
·
Tidak percaya kepada semua
hadits Rasulullah SAW, menurut mereka hadits itu bikinan Yahudi untuk
menghancurkan Islam dari dalam.
·
Dasar hukum dalam Islam
hanya Al Qur'an saja.
·
Syahadat mereka : Insyahadu
bianna Muslimun.
·
Shalat mereka macam-macam
ada yang dua rokaat-dua rokaat dan ada juga yang shalatnya hanya 'eling' saja.
·
Puasa wajib bagi mereka
yang melihat bulan saja, kalau yang lihat bulan hanya satu orang maka hanya
orang itu saja yang wajib puasa. Mereka merujuk pada ayat : faman syahida
minkumus Syahra falyasumhu.
·
Haji boleh dilakukan selama
4 bulan Haram yaitu : Muharram, Rajab, Dzulqa'dah dan Dzulhijjah.
·
Pakaian Ihram adalah
pakaian orang Arab dan bikin repot. Oleh karena itu mereka menunaikan haji
menggunakan baju biasa atau jas.
·
Rasul tetap diutus sampai
hari Kiamat.
·
Nabi Muhammad tidak berhak
menjelaskan tentang ajaran Al Qur'an (kandungan isi Al Qur'an).
·
Orang yang meninggal dunia
tidak disholati karena tidak ada perintah di Al Qur'an.
3. LEMBAGA DAKWAH ISLAM INDONESIA (LDII).
PENDIRI DAN
SEJARAH KEMUNCULANYA
Didirikan
oleh Mendiang Nur Hasan Ubaidah Lubis (Luar Biasa), awalnya bernama Darul
Hadits (DH) tahun 1951. Karena meresahkan masyarakat Jawa Timur maka DH
dilarang oleh PAKEM - Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Kemudian berganti nama menjadi
Islam Jama'ah.
Karena dilarang, maka Imam
Jama'ah ini meminta perlindungan kepada Letjen. Ali Murtopo wakil Kepala Bakin
yang terkenal sangat anti Islam. Setelah mendapat perlindungan maka menyatakan
diri masuk Golkar dan berganti nama menjadi LEMKARI (Lembaga Karyawan Dakwah
Islam). Karena meresahkan masyarakat Jawa Timur kemudian dibekukan oleh
Gubernur Jawa Timur Sularso. Dalam mubes di Asrama Haji Pondok Gede tahun 1990,
LEMKARI berganti nama menjadi LDII atas anjuran Mendagri Rudini agar tidak rancu
dengan nama LEMKARI (Lembaga Karatedo Indonesia).
PARA
TOKOH LDII
·
H. Nur Hasan Al-Ubaidah
selaku pendirinya.
·
Abdu Dhahir, anak dari Nur
Hasan Ubaidah.
·
H. Sanusi, adik kandung Nur
Hasan Ubaidah.
·
Ali Murtopo, mantan wakil
BAKIN.
·
Rudini, mantan mentri dalam
negeri.
·
H. Nur Asnawi saudara
iparnya.
POKOK AJARAN LDII
·
Orang Islam di luar
kelompok mereka adalah kafir dan najis, termasuk kedua orang tua sekalipun.
·
Kalau ada orang di luar
kelompok mereka yang melakukan shalat di masjid mereka maka bekas tempat
sholatnya dicuci karena dianggap sudah terkena najis.
·
Wajib taat pada amir atau
Imam mereka.
·
Mati dalam keadaan belum
baiat kepada Amir/Imam LDII maka akan mati jahiliyah (kafir).
·
Al Qur'an dan Hadits yang
boleh diterima adalah yang mankul (yang keluar dari mulut Imam/Amir mereka)
selain itu haram diikuti.
·
Haram mengaji Al Qur'an dan
Hadits kecuali kepada Imam/Amir mereka.
·
Dosa bisa ditebus kepada
sang Amir atau Imam dan besarnya tebusan tergantung besar kecilnya dosa yang
diperbuat dan ditentukan oleh Amir/Imam.
·
Harus rajin membayar infak,
shodaqoh dan zakat kepada Amir/Imam mereka. Selain kepada mereka adalah haram.
·
Harta benda diluar kelompok
mereka dianggap halal untuk diambil atau dimiliki dengan cara bagaimanapun,
misalnya: merampok, mencuri, korupsi dll. asal tidak ketahuan. Bila berhasil
menipu orang Islam diluar mereka dianggap berpahala besar.
·
Bila mencuri harta orang selain LDII ketahuan
maka kesalahannya adalah ketahuan itu.
·
Harta, zakat, infaq dan
shodaqoh yang sudah diberikan kepada Amir/Imam haram ditanyakan catatannya atau
penggunaannya.
·
Haram membagikan daging
Qurban/Zakat Fitrah kepada orang Islam diluar kelompoknya.
·
Haram shalat di belakang
Imam yang bukan dari kelompok mereka, kalaupun terpaksa tidak perlu wudhu dan
harus diulang.
·
Haram menikahi orang di
luar kelompoknya.
·
Perempuan LDII kalau mau
bertamu di rumah orang selain kelompoknya harus memilih waktu haid (dalam
keadaan kotor).
·
Kalau ada orang di luar
kelompok mereka bertamu ke rumah mereka maka bekas tempat duduknya harus di
cuti karena dianggap najis.
4. AJARAN H.M.A. BIJAK SATARI
PENDIRINYA
Yayasan Imperium Zakita Mata di
didirikan oleh HMA Bijak Bestari, lahir di Binjai, Sumatra Utara, 30 Maret
1943.
POKOK-POKOK AJARANNYA
·
Mengaku bahwa HMA (Huwa
Mu'jizatul A'la Allahu Akbar) itu Allah. Allah tertinggi. Allah itu Dzat yang menyeluruh.
·
Pada Allah itu ada
jabatan-jabatan. Ada Allahu Akbar ada Ar Rahman dan ada ayat kursi yang
memiliki fungsi-fungsi. Diantara fungsi-fungsi itu, yang tertinggi adalah HMA.
·
Imperium Zakiya Makta
Foundation milik HMA terbentuk atas dasar diturunkannya penugasan dari Allah
yang Maha Besar mutlak 100% pada tanggal 2 Mei 2001 pukul 00.00 WIB yang
diterima langsung oleh HMA Bijak Bestari.
·
Imperium Zakiya Makta
sebagai Pusat Komando, Deteksi dan Informasi Ghoib dan Ajaib yang mencakup alam
semesta raya secara keseluruhan, mulai alam dimensi 1 sampai alam dimensi 900.
·
Mengadakan apa yang disebut "Penafsiran
Ghaib" dengan melakukan kontak gaib dengan pemimpin ayat masing-masing.
·
Inti ajaran Zakiya Makta
adalah keilmuan hiper metafisik yang merupakan jalan keluar untuk segala
keperluan positif.
5. ALIRAN PEMBAHARU ISA BUGIS
PENDIRI DAN
SEJARAH MUNCULNYA
Isa Bugis lahir tahun 1926 di
kota Bhakti Aceh Pidie. Isa Bugis ingin menerjemahkan dan menganalisa agama
Islam berdasarkan teori pertentangan antara dua hal. Seperti misalnya ideologi
komunis dengan kapitalis, antara nur dan kegelapan. Ia berusaha untuk mengilmiahkan
agama dan kekuasaan Tuhan dan akan menolak semua hal-hal yang tidak bisa
diilmiahkan atau tidak bisa diterima akal. Oleh karena itu ajaran Isa Bugis ini
banyak diikuti oleh para intelek yang cenderung lebih menggunakan akal dan
pikiran.
POKOK
AJARAN ISA BUGIS
·
Air Zam-zam di Makkah
adalah air bekas bangkai orang Arab.
·
Semua tafsir Al Qur'an yang
ada sekarang harus dimuseumkan karena semuanya salah.
·
Menolak semua mukjizat para
Nabi dan Rasul, seperti kisah Nabi Musa as membelah laut dengan tongkatnya
dalam Al Qur'an adalah dongeng lampu Aladin.
·
Nabi Ibrahim as menyembelih
Ismail adalah dongeng.
·
Ka'bah adalah kubus berhala
yang dikunjungi oleh turis setiap tahun.
·
Ilmu Fiqih, Ilmu Tauhid,
dan sejenisnya adalah syirik. Ulama yang mengajarkan ilmu ini harus
disingkirkan ke Pulau Seribu.
·
Al Qur'an bukan bahasa
Arab, sehingga untuk memahami Al Qur'an tidak perlu belajar bahasa Arab, tata
bahasa Arab dan sejenisnya.
·
Setiap orang yang intelek
diberi kebebasan untuk menafsirkan Al Qur'an walau tidak mengerti bahasa Arab.
·
Ajaran Nabi Muhammad adalah
pembangkit imperialisme Arab.
·
Ajaran Qurban pada waktu
Iedhul Adha tidak ada dasar kebenarannya.
·
Mubaligh-mubaligh Islam
yang menyebarkan agama ke luar tanah Arab adalah pemabuk dzulumat yang haus
darah dan harta.
·
Indonesia adalah diantara
dari sekian banyak korban dari kebiadaban Arabisme.
·
Lembaga Pembaharu (yang
dipimpin oleh Isa Bugis) adalah Nur, sedangkan orang atau golongan di luar itu
adalah Dzulumat, sesat serta kafir.
·
Sekarang masih periode Makkah
sehingga belum diwajibkan shalat, puasa dll. Begitu juga minuman yang
memabukkan seperti khamar dan sejenisnya belum diharamkan.
6. TAREKAT NAQSYABANDIYAH
PENDIRI DAN
SEJARAH KEMUNCULANYA
Naqsabandiyah didirikan oleh syaikh Naqsabandi yang
lahir di Bukhara, Rusia. Ia wafat pada 1386 M- 200 tahun setelah Al-Ghazali
wafat. Seelama 36 tahun ia menyebarkan tarekatnya.
Belum jelas kapan awal masuk tarekat ini di Indonesia,
hanya saja ulama sufi yang pertama kali menyebut tarekat ini dalam
tulisan-tulisanya adalah Syaikh Makasar (1626-1699).
PARA TOKOH TAREKAT NAQSYABANDIYAH
·
Prof.Dr.H. Saidi Syekh
Kadirun Yahya Muhammad Amin, M.Sc. perkenalanya ddengan Tarekat Naqsyabandiyah
dimulai pada tahun 1941 di Sumatra Utara bersama syekh Syahbuddin, lalu dia berguru
dengan Syekh Muhammad Hasyim Buayan. Ia mengklaim bahwa ajaran metafisika yang
dianutnya merupakan ajaran Rasululloh yang di wariskan kepadanya dan berasal
dari jabal Qubais.
·
Ahmad Khatib Sambas,
seorang guru di Mekkah sekitar pertengahan abad 19.
·
Muhammad Shalih Az-Zawawi.
·
R.H. Abdus Salam.
·
R.H. Mah’mun
·
H. Hasam Mustafa.
·
Sulaiman Efendi
·
Khalil pasha.
POKOK AJARAN TAREKAT NAQSYABANDIYAH
· Tenaga Allah adalah ibarat
listrik dan wasilah, pengantar atau ibarat saluran yang menghubungkan antara
manusia dan Allah melalui Mursyid dan silsilahnya serupa kawat listrik.
·
Untuk tujuan tertentu, ia
memakai sebuah tongkat. Dengan tongkat tersebut ia dapat langsung memusatkan
energi Ilahi ke arah obyek yang ia tuju. Ia bisa mematikan yang hidup dan
menghidupkan yang mati. Untuk tujuan lain, air atau batu yang telah disalurkan
padanya kalimah Allah, dapat dipakai sebagai kondensator yang berisi energi
Ilahi yang sama.
·
Ilmu Tasawwuf dan Sufi
adalah satu ilmu dalam agama Islam yang sangat dalam dan sangat halus. Yang
mampu menembus ke dalam alam bil ghaib, alam batin, yang sudah jelas sulit
diilmiahkan, apalagi di zaman dahulu kala.
·
Dzikrullah dengan metode
tarekatullah ialah dzikrullah yang mampu langsung mendorong turunnya dzikrullah
Maha Suci, Maha Akbar dari sisi Allah SWT.
7.
GERAKAN LEMBAGA
KERASULAN (LK)
PENDIRI
DAN SEJARAH KEMUNCULANYA
Mereka berpendapat bahwa Rasul
itu diutus sampai kiamat. Rasul itu personnya, oleh sebab itu harus ada
lembaganya (sama dengan Menteri dengan Departemennya).
Kalau Rasul meninggal maka harus
ada Rasul baru yaitu Imam mereka. Tidak taat pada Imam mereka berarti tidak
taat pada Rasul dan itu dosa besar.
TOKOH
ALIRAN LEMBAGA KERASULAN
·
Salah satu tokohnya adalah
Aceng Syarifuddin.
POKOK
AJARAN LEMBAGA KERASULAN
·
Rasul diutus sampai hari
kiamat.
·
Wajib bai'at seta taat pada
Imam.
·
Dosa bisa ditebus dengan
uang kepada Imam. Besar kecilnya tergantung besar kecil dosa.
·
Di luar kelompok mereka
adalah kafir.
·
Perkawinan harus dihadapan
imam mereka dan diadakan oleh imam mereka. Sedangkan orang tua tidak perlu
tahu.
·
Membagi periode Makkah dan
Madinah. Sekarang dianggap masih periode Makkah, jadi belum wajib Sholat,
puasa, haji serta belum diharamkan khamar dan minuman memabukkan lainnya.
·
Mengaji harus kepada Imam.
8.
AGAMA SALAMULLAH
(AJARAN LIA AMINUDIN)
PENDIRI
DAN SEJARAH KEMUNCULANYA
Lia Aminuddin atau sering kita
kenal dengan nama Lia Eden lahir di Surabaya, Jawa Timur,21 Agustus 1947), dan
sekarang tinggal di Jl. Mahoni 30 Jakarta Pusat. Ada beberapa buku yang sudah
dikarang olehnya:
·
Perkenankan aku menjelaskan
sebab taqdir.
·
Pancasila menuju Zam-zam
·
Lembaga Al Hira, fatwa
Jibril as. VS fatwa MUI.
·
Puisi-puisi mendalami
kerukunan Nasional.
Pada awal berdirinya, tahun 1997,
Kelompok Eden (KE) atau Kerajaan Tuhan (KJ) bernama jamaah Salamullah (JS).
Menurut Marzani Anwar Rumahnya di Jakarta pusat di klaim sebagai kerajaan Tuhan
dan para pengikutnya wajib sujud di hadapanya kala melakukan ritual.
Terperdayanya LA oleh jin/setan. Dalam hal ini, LA jelas telah di perbudak oleh
HA (Habib Al-Huda) sekaligus disesatkan keimananya.
POKOK
AJARAN LIA AMINUDIN
·
Malaikat Jibril akan muncul
lagi ke Bumi dan bersemayam di diri Lia, maka dimanapun Lia berada selalu
bersama Malaikat Jibril as.
·
Lia mengakui menjadi juru
bicara Jibris as. dan mengaku sebagai Nabi/Rasul.
·
Lia mengaku mendapatkan
wahyu.
·
Lia mengaku mendapatkan
mukjizat.
·
Agama yang dibawa oleh Lia
bernama Salamullah / Agama Perenialisme yang menghimpun segala agama.
·
Lia mengaku sebagai Imam
Mahdi.
·
Imam Mukti (anaknya)
dianggap sebagai Nabi Isa as.
·
Abdul Rahman diyakini
sebagai wa'sil/Imam besar.
·
Mencukur semua jenis rambut
lalu membakarnya dianggap sebagai bentuk ibadah yang diperintahkan Jibris
melalui Lia Aminuddin (seperti bayi yang baru lahir).
9.
AJARAN PAHAM BAHA’I
PENDIRI DAN SEJARAH MUNCULNYA
Agama
Baha’I, pendirinya bernama Baha’ulloh. Pada awal abad ke 21, jumlah penganut
baha’i sekitar 6 juta orang yang berdiam lebih dari 200 negeri di seluruh
dunia.
Timbul dari kalangan Syi'ah di
Iran pada abad 19. Pencetusnya adalah Mirza Ali Muhammad. Mendakwa dirinya
sebagai Al Baab, artinya pintu, yaitu pintu yang menghubungkan manusia dengan
iman yang hilang yang akan keluar pada akhir zaman.
Ajarannya dinamakan Babiyah. Ia
mengangkat dirinya sebagai Imam Mahdi. Setelah meninggal ajarannya dikembangkan
oleh muridnya Mirza Husein Ali. Husein Ali juga mengangkat dirinya sebagai
Nabi, juga Al Masih yang dijanjikan.
PARA TOKOH BAHA’I
·
Abdul baha. Dalam
kitab-i-Ahd, surat wasiyatnya, Baha’ulloh menunjuk putranya, Abdu’l-Baha
sebagai pemimpin agamanyadan penafsir tulisanya.
·
Shaghi Effendi.
·
Husein Ali.
·
Yahya Ali.
·
Subuh Azal dan Baha’ullah
murid Mirza Ali.
POKOK AJARAN BAHA’I
·
Semua agama samawi (Yahudi,
Islam, Kristen) itu sama karena berasal dari Tuhan yang sama, oleh karena itu
ketiga agama tersebut harus disatukan, yang ada hanyalah dienullah (agama
Tuhan) atau mereka sebut juga agama Internasional.
·
Ajaran Baha'i merupakan campuran
antara falsafah Pantaisme, ajaran Taurat, Injil dan Tasawwuf dalam Islam.
·
Baha’ullah dianggap sebagai
perwujudan Tuhan yang terbaru.
·
Dia mengaaku sebagai
pendidik Ilahi yang telah di janjikan bagi semua umat dan yang di nubuatkan
dalam agama Kristen, Islam, Budha, dan agama-agama lainya.
Selain pokok ajaran-ajaran di
atas ada beberapa ajaran lainya;
·
Menghilangkan setiap ikatan
agama islam.
·
Menganggap ajaran Islam
telah kadaluwarsa.
·
Persamaan antara manusia
meskipun berlain jenis, warna kulit dan agama.
·
Menolak ketentuan-ketentuan
Islam.
·
Menolak poligami kecuali
dengan alsan dan tidak boleh dari dua istri.
·
Ka’bah bukanlah kiblat.
·
Kiblat mereka adalah di
mana Tuhan menyatu dalam diri Baha’ullah.
·
Mempromosikan Islam
Liberal, dan Pluralisme.
Ajaran ini telah dilarang melalui
SK Perdana Menteri RI No.112/PM/1959. Setelah mati selama 42 tahun, begitu Gus
Dur terpilih menjadi Presiden RI, pengurus Baha'i datang ke Presiden Gus Dur
untuk melakukan lobi. Dan untuk diketahui aliran ini telah memberikan hidupnya
untuk propaganda bagi kembalinya orang-orang Yahudi ke bumi Palestina.
10. JARINGAN ISLAM LIBERAL (JIL)
PENDIRI
DAN SEJARAH KEMUNCULANYA
Islam Liberal atau JIL (Jaringan
Islam Liberal) adalah kemasan dari kelompok lama yang orang-orangnya dikenal nyeleneh.
Kelompok nyeleneh itu setelah berhasil memposisikan orang-orangya dalam jajaran
yang mereka sebut pembaharu atau modernis. Mula-mula yang dilakukan adalah
mengacaukan istilah.
Mendiang Dr. Harun Nasution Direktur Pasca
Sarjana IAIN Jakarta berhasil mengelabui para mahasiswa perguruan tinggi Islam
di Indonesia dengan cara mengacaukan istilah. Yaitu memposisikan orang-orang
yang nyeleneh sebagai Pembaharu. Diantaranya Rifa'at At-Thahthawi (orang Mesir
alumni Paris yang menghalalkan dansa-dansi laki perempuan campur aduk) oleh
Harun diangkat sebagai pembaharu dan bahkan dibilang sebagai pembuka pintu
ijtihad. Pemutarbalikan fakta ini dilakukan secara resmi di IAIN antara lain
melalui bukunya "Pembaharuan dalam Islam, Sejarah Pemikiran dan Gerakan,
terbit 1975).
Pengacauan istilah lainnya
dilakukan oleh Nurcholish Madjid yang belajar Islam (kepada dosen-dosen Yahudi)
di perguruan tinggi Amerika, Chicago - dengan cara mengembalikan istilah kepada
bahasa lalu diselewengkan artinya, persis seperti dilakukan Darmogandul dan
Gatoloco : yaitu sosok penentang dan penolak syari'at Islam di Jawa. Nurcholish
menempuh : Islam dikembalikan kepada al Din, kemudian diberi makna yaitu
hanyalah agama (tidak punya urusan dengan kehidupan dunia, bernegara) lalu dari
pemaknaan itu menolak diterapkannya syari'at Islam dalam kehidupan. Mari kita
simak kutipan tulisan Nurcholish sbb:
"sudah jelas, bahwa fikih
itu, meskipun telah ditangani oleh kaum reformis, sudah kehilangan relevansinya
dengan pola kehidupan zaman sekarang. Sedangkan perubahan secara total agar
sesuai dengan pola kehidupan modern, memerlukan pengetahuan yang menyeluruh
tentang kehidupan modern dalam segala aspeknya, sehingga tidak hanya menjadi
kompetensi dan kepentingan umat Islam saja, melainkan juga orang-orang lain.
Maka, hasilnya pun tidak perlu hanya merupakan hukum Islam, melainkan hukum
yang meliputi semua orang, untuk mengatur kehidupan bersama."
Tanggapan : menganggap fiqh telah
kehilangan relevansinya adalah satu pengingkaran. Bagaimana umat Islam bisa
berwudhu, sholat, zakat, puasa, nikah, waris dan mengetahui halal/haram jika
fiqh telah tidak relevan?
PARA
TOKOH JIL
·
Nurcholish Madjid -
Paramadina Jakarta
·
Charles Kurzman -
University North Carolina
·
Azyumardi Azra - IAIN
Syarif Hidayatullah Jakarta
·
Abdallah Laroui - Muhammad
V University Maroko
·
Masdar F. Mas'udi - Pusat
Pengembangan Pesantren dan Masyarakat Jakarta
·
Goenawan Mohammad - Majalah
Tempo
·
Edward Said
·
Djohan Effendi - Deakin
University Australia
·
Abdullah ahmad an-Naim -
University of Khartoum Sudan
·
Jalaludin Rahmat, Yayasan
Muthahhari Bandung
·
Asghar Ali Engineer
·
Nasaruddin Umar - IAIN
Syarif Hidayatullah Jakarta
·
Komaruddin Hidayat -
Paramadina
·
Said Agil Siraj - PBNU
·
Denny JA, Univ. Jayabaya
·
Rizal Mallarangeng - CSIS
·
Budi Munawar Rahman -
Paramadina
·
Taufiq Adnan Amal - IAIN
Alauddin Makassar
·
Hamid Basyaib - Yayasan
Aksara
·
Ulil Abshar Abdalla -
Lakpesdam NU
·
Luthfi Assyaukanie -
Paramadina
·
Ade Armando - UI
·
Syamsurizal Panggabean -
UGM
·
Ihsan Ali Fauzi - Ohio
University
·
Syaiful Mujani - Ohio
University
·
Mohammad Arkoun -
University of Sorbone Perancis
·
Sadeq Jalal Azam - Damascus
University Suriah
POKOK
AJARAN JIL
Faham JIL mudahnya, menjurus pada
sekularisme, inklusifisme dan pluralisme agama (menganggap semua agama itu
sejajar, paralel dan prinsipnya sama hanya beda teknis) dan kita tidak boleh
memandang agama lain dengan memakai agama yang kita peluk (ini lebih jauh lagi
pemurtadannya).
Dari sini , lahirlah beberapa
keyakinan yang nyleneh:
·
Pemerintah khulafa rasidin
dianggap tidak agamis.
·
Semua agama adalah sama
karena memerintahkan kepada kebaikan.
·
Tidak mengakui kalau
peradilan adalah hukkum syariat.
·
Mengingkari kesepakatan
ijma’ tentang pengangkatan imam bahwa pemimpin tidak harus mampu mengurusi
permasalahan Agama dan dunia.
·
Tugas nabi hanya
menyampaikan syariat lepas dari hokum pemerintahan dan pelaksanaanya.
·
Hukum di zaman nabi tidak
jelas, meragukan, tidak stabil, tidak sempurna dan menimbulkan banyak tanda
tanya.
·
Jihad nabi untuk mencari: zakat, jizyah,
ghanimah, dan lain-lain demi mencapai kerajaan. Dengan demikian dianggap keluar
dari batas-batas risalah kenabian, bukan perintah wahyu dan bukan perintah Alloh
SWT.
·
Al-Qur’an adalahb makhluk
sama seperti halnya manusia, sehingga tidak layak untuk di sakralkan.
·
Hadits tidak bias di
jadikan sandaran karena tidak murni wahyu.
11. GERAKAN SYIAH
PENDIRI DAN SEJARAH MUNCULNYA
Agama Syi'ah adalah agama dendam
kesumat. Pencetusnya adalah Abdullah bin Saba tokoh YAHUDI yang pura-pura masuk
Islam di zaman Sahabat Nabi.
Rukum Iman Agama Syi'ah tidak termasuk percaya kepada Qadha'
dan Qadar, yaitu : Percaya kepada keesaan Allah, Percaya kepada keadilan,
Percaya kepada kenabian, Percaya kepada Imamah, Percaya kepada sa'ah (hari
kiamat). Karena tidak iman kepada Qadha' dan Qadar itulah maka kematian cucu
Rasulullah SAW, Husen di Padang Karbala, diratapi dari dulu hingga sekarang.
Dalam meratapi, mereka memukul
badan, dada dan kepala hingga berlumuran darah padahal tidak ada ajaran samawi
yang membolehkan menganiaya diri karena mencintai seseorang.
Ahlul baiyt (seisi rumah dengan
Rasulullah SAW) menurut mereka adalah Ali bin Abi Thalib, Fatimah dan kedua
puteranya, Hasan dan Husein. Sedangkan Khadijah yang begitu besar jasanya
terhadap agama Islam tidak termasuk.
POKOK
AJARAN SYIAH
·
Hadits tidak hanya dari
Nabi Muhammad SAW saja tetapi juga dari ucapan para Imam mereka sampai hari kiamat.
·
Al Qur'an yang beredar
sudah dipalsukan dan yang asli dibawa oleh Imam Muntadhar (yang ditunggu
munculnya kembali di dunia).
·
Menghalalkan nikah Mut'ah
(kawin kontrak / pelacuran mengatasnamakan agama) padahal sudah dilarang Islam.
Banyak digandrungi oleh muda mudi atau pejabat yang kurang pengetahuan, padahal
sama saja dengan zinah.
·
Syi'ah memandang Imam itu
maksum.
·
Syi'ah memandang bahwa
menegakkan agama adalah rukun agama.
·
Syi'ah menolak hadits yang
tidak diriwayatkan oleh ahlul bait.
·
Tidak mengakui Abu Bakar, Umar dan Utsman
Radhiyallahu 'anhum.
Gerakan Syi'ah luar biasa aktif
di Indonesia (karena banyak penduduk muslimnya namun kurang pengetahuan
agamanya). Mereka pandai menempatkan orang-orangnya di posisi penting a.l. :
DR. Jalaluddien Rahmat untuk menggarap keluarga mantan wapres Soedarmono serta
kelompok elit di Kebayoran Baru dengan nama yayasan Pengajian Sehati. Ir.
Haidar Bagir (pemimpin umum Republika untuk menggarap orang-orang dekat Habibie
dan kelompok intelektual). Prof. DR. Quraisy Shihab yang menggarap tokoh agama
yaitu untuk mementahkan keputusan-keputusan MUI jika ada keputusan MUI yang
keras terhadap aliran sempalan. LPPI pernah mengeluarkan brosur kecil yang
berjudul : Syi'ah dan Quraisy Shihab.
Gerakan ini mempunyai yayasan yang bergerak di bidang
pendidikan dan pesantren antara lain :
·
Yayasan Muthohari Bandung
·
Yayasan Al Muntadhor
Jakarta
·
Yayasan Mulla Sadra Bogor
·
Yayasan Pesantren Yapi
Bangil (IPANI : Ikatan Pemuda Ahlu Bait)
·
Yayasan Muhibbin
Probolinggo
·
Pesantren Al Hadi
Pekalongan
·
Yayasan Yapisma Malang
·
Yayasan Madinatul Ilmi
Depok
·
Yayasan Darul Habib Jakarta
·
Yayasan Yasin Surabaya
·
Yayasan Babul Ilmi Jakarta
(Jatibening)
REFERENSI
·
Tim Ulin Nuha Ma’had ‘Aly
An-Nur. 2010. Sejarah Pemikiran Islam, Dirasatul Firaq. Solo : Pustaka Arafah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar