Senin, 14 Desember 2015

MENGENAL ALIRAN-ALIRAN SESAT DI INDONESIA


        A.   PENGERTIAN SESAT DAN CIRI-CIRI ALIRAN SESAT.
1.      Pengertian sesat.
Sesat atau kesesatan dalam bahasa arab artinya Dholal, yaitu setiap yang menyimpang dari yang di gariskan (yang benar) dan setiap yang berjalan bukan pada jalan yang benar, itulah kesesatan. Dalam Al-Quran disebutkan, setiap yang di luar kebenaran adalah sesat sebagaimana firman Allah dalam surat Yunus ayat 32. Kebenaran hanya datangnya dari Alloh.
  

32. Maka (Zat yang demikian) Itulah Allah Tuhan kamu yang sebenarnya; Maka tidak ada sesudah kebenaran itu, melainkan kesesatan. Maka Bagaimanakah kamu dipalingkan (dari kebenaran)?

2.      Ciri-ciri aliran sesat.
Penting sekali bagi orang yang hendak menghindari aliran sesat untuk mengetahui ciri-cirinya.karena begitu banyak ragam dan macam aliran sesat pada masa ini.
Alhamdulillah, sebagian ciri dari aliran sesat yang ada di tanah air kita ini telah di kemukakan oleh MUI (Majelis Ulama Indonesia) dan membaginya menjadi 10 kriteria aliran sesat :
1.      Mengingkari rukun iman dan mengingkari rukun islam.
2.      Meyakini dan atau mengikuti aqidah yang tidak sesuai dengan dalil syar’I (Al-Qur’an dan as-sunnah).
3.      Meyakini turunya wahyu setelah Al-Qur’an.
4.      Mengingkari keaslian dan atau kebenaran isi Al-Qur’an.
5.      Melakukan penafsiran Al-Qur’an yang tidak berdasarkan aidah-kaidah tafsir.
6.      Mengingkari kedudukan hadits Nabi SAW sebagai sumber ajaran islam.
7.      Menghina,melecehkan dan atau merendahkan para nabi dan rasul.
8.      Mengingkari Nabi Muhammad SAW sebagai Nabi dan Rasul terakhir.
9.      Mengubah,menambah dan atau mengurangi pokok-pokok ibadah yang telah di tetapkan oleh syariah, seperti haji tidak ke Baitulloh, sholat fardhu tidak 5 waktu.
10.  Mengafirkan sesama muslim tanpa dalil syar’I, seperti mengafirkan seorang   muslim hanya karena bukan kelompoknya.
Sepuluh poin yang di kemukakan oleh MUI ini bukan tanpa dasar, bahkan di landasi oleh banyak dalil dari Al-Qur’an dan Hadits serta sesuai dengan prinsip ahlussunnah wal jama’ah.
Maka sebenarnya tumbuhnya aliran-aliran sesat dalam tubuh umat islam pada zaman sekarang ini (termasuk di Indonesia) tidak terlepas dari firqoh-firqoh sesat induknya yang muncul pada zaman dahulu, yaitu : Khawarij, Syiah, Mu’tazilah, Murji’ah, Tasawuf, dan Asy’ ariyah. Di antara mereka ada yang masih menggunakan nama persis sebagaimana nama firqoh induk mereka, da nada juga yang berubah nama , namun pada hakekatnya sama dari sisi fikroh dan aqidahnya.
       B.     MENGENAL BEBERAPA ALIRAN SESAT DI INDONESIA.
1.      AGAMA AHMADIYAH
PENDIRI DAN SEJARAH KEMUNCULANNYA
Ahmadiyah didirikan oleh Mirza Ghulam Ahmad,ia lahir pada 15 Februari 1835 M, dan meninggal 26 Mei 1908 di Lahore dan di kuburkan di Qodian, India.nabi Mirza oleh Ahmadiyah di sejajarkan dengan Nabi Isa as, Nabi Musa as, Nabi Daud as. Pada tahun 1889 M dia mendirikan Ahmadiyah di satu desa kecil yang bernama Qodian,Punjab, India, sehingga disebut juga agama Qodian.
Ahmadiyah masuk ke Indonesia pada tahun 1935, tapi mereka mengklaim diri telah masuk ke negeri ini sejak tahun 1925 M, kini sudah mempunyai 300 cabang, terutama Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatra Barat, Palembang, Bengkulu, Bali, NTB, dan lain-lain.
           


PARA TOKOH AHMADIYAH
Dan setelah Mirza Ghulam Ahmad meninggal dunia pada tahun 1908 M, kepemimpinan Ahmadiyah dilanjutkan oleh. Khalifah Ahmadiyah Qodiyan, mereka adalah;
·         Khalifah Masih I : Hadhrat Hakim Maulana Nur-ud-din, 27 Mei 1908 M-13 Maret 1914 M.
·         Khalifah Masih II : Hadhrat Alhaj Mirza Bashirudin Mahmood Ahmad, 14 Maret 1914 M-7 November 1965 M.
·         Khalifah Masih  III : Hadhrat Hafiz Mirza Nasir Ahmad, 8 November 1965 M-9 Juni 1982 M.
·         Khalifah Masih  IV : Hadhrat Mirza Tahir Ahmad, 10 Juni 1982 M-19 April 2003 M.
·         Khalifah Masih V : Hadhrat Mirza MasroorAhmad, 22 April 2003 M.

POKOK AJARAN AHMADIYAH
·         Mirza Ghulam Ahmad mengaku dirinya Nabi dan Rasul utusan Tuhan.
·         Mengaku menerima wahyu di India. Kitab suci mereka bernama Tadzkirah. Isinya memutarbalikkan ayat-ayat suci Al Qur'an, ayat yang awal diputar ke belakang, ayat yang satu disambung ayat lainnya sesuai dengan selera nabi India tersebut.
·         Mengakui Kitab mereka sama sucinya dengan Al Qur'an.
·         Wahyu tetap turun sampai hari kiamat begitu juga Nabi dan Rasul diutus sampai hari kiamat.
·         Mempunyai tempat suci sendiri yaitu Qadian dan Rabwah. Nabi Mirza tidak pernah naik haji ke Makkah.
·         Mereka mempunyai surga sendiri yang letaknya di Qadian dan Rabwah dan sertifikat kapling surga tersebut di jual kepada jama'ahnya dengan harga sangat mahal.
·         Wanita Ahmadiyah haram nikah dengan laki-laki bukan Ahmadiyah tetapi sebaliknya boleh.
·         Tidak boleh bermakmum dibelakang orang yang bukan Ahmadiyah.
·         Ahmadiyah mempunyai tanggal, bulan dan tahun sendiri yaitu Suluh, Tabliqh, Aman, Syahadah, Hijrah, Ikhsan, Wafa', Zuhur, Tabuk, Ikha', Nubuwah, Fatah. Nama tahunnya adalah Hijri Syamsi (HS).

2.      PAHAM INKAR SUNNAH
PENDIRI DAN SEJARAH MUNCULNYA
            Inkaru sunnah dapat diartikan sebagai suatu nama atau aliran suatu paham keagamaan dalam masyarakat Islam yang menolak atau mengingkari sunnah/hadits untuk di jadikan sebagai sumber dan dasar syariat Islam.
            Belum jelas siapa yang pertama kali mendirikan aliran ini, namun salah satu referensi menyebutkan kalau paham Inkar Sunnah dilahirkan oleh seorang orientalis Yahudi Prof. DR. Goldziher, yang lahir pada tahun 1850-1921 di Hongaria. Ia adalah keturunan yahudi tulen.
            Dia mendapatkan beasiswa untuk belajar di Universitas Al-Azhar Kairo (Mesir) tahun 1873-1874 guna memperdalam pengetahuan islam untuk keperluan menghancurkan Islam dari dalam.
            Kemunculan pemahaman Inkari Sunnah sudah ada sejak penghujung abad ke2 Hijriah pada masa awal Abbasiyah. Pada masa klasik, pada masa klasik, Imam syafi’i membagi inkar sunnah ke dalam tiga kelompok, yaitu:
1.      Golongan yang menolak seluruh sunnah Nabi SAW.
2.      Golongan yang menolak sunnah, kecuali bila sunnah memiliki kesamaan dengan petunjuk Al-Qur’an.
3.      Mereka yang menolak sunnah yang berstatus Ahad dan hanya menerima sunnah yang berstatus Mutawatir (seperti kelompok Mu’tazilah).
            Adapun paham sesat ini muncul di Indonesia sekitar tahun 1980an. Mereka menamakan pengajian yang mereka adakan dengan sebutan “Kelompok Qur’ani”.
                        PARA TOKOH INKARU SUNNAH   
·         Dr. Taufiq Shudiq dari Mesir.
·         Dr. Ahmad Amin.
·         Dr. Ahmad Dzaki Sya’di, ia pernah menulis Tsaurah Islam yaitu tentang ketidak setujuan terhadap sunnah.
·         Luqman saad, dia adalah seorang Direktur sebuah perusahaan penerbitan (PT.Ghalia). Lukman berperan mencetak buku-buku yang berisi ajaran sesat Inkar Sunnah.
·         Ahmad Dien.
·         Ahamad Khan.
·         H. Abdurrahman.
·         H. Sanwani.
POKOK AJARAN INKARU SUNNAH
·         Tidak percaya kepada semua hadits Rasulullah SAW, menurut mereka hadits itu bikinan Yahudi untuk menghancurkan Islam dari dalam.
·         Dasar hukum dalam Islam hanya Al Qur'an saja.
·         Syahadat mereka : Insyahadu bianna Muslimun.
·         Shalat mereka macam-macam ada yang dua rokaat-dua rokaat dan ada juga yang shalatnya hanya 'eling' saja.
·         Puasa wajib bagi mereka yang melihat bulan saja, kalau yang lihat bulan hanya satu orang maka hanya orang itu saja yang wajib puasa. Mereka merujuk pada ayat : faman syahida minkumus Syahra falyasumhu.
·         Haji boleh dilakukan selama 4 bulan Haram yaitu : Muharram, Rajab, Dzulqa'dah dan Dzulhijjah.
·         Pakaian Ihram adalah pakaian orang Arab dan bikin repot. Oleh karena itu mereka menunaikan haji menggunakan baju biasa atau jas.
·         Rasul tetap diutus sampai hari Kiamat.
·         Nabi Muhammad tidak berhak menjelaskan tentang ajaran Al Qur'an (kandungan isi Al Qur'an).
·         Orang yang meninggal dunia tidak disholati karena tidak ada perintah di Al Qur'an.






3.      LEMBAGA DAKWAH ISLAM INDONESIA (LDII).
PENDIRI DAN SEJARAH KEMUNCULANYA
Didirikan oleh Mendiang Nur Hasan Ubaidah Lubis (Luar Biasa), awalnya bernama Darul Hadits (DH) tahun 1951. Karena meresahkan masyarakat Jawa Timur maka DH dilarang oleh PAKEM - Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Kemudian berganti nama menjadi Islam Jama'ah.
Karena dilarang, maka Imam Jama'ah ini meminta perlindungan kepada Letjen. Ali Murtopo wakil Kepala Bakin yang terkenal sangat anti Islam. Setelah mendapat perlindungan maka menyatakan diri masuk Golkar dan berganti nama menjadi LEMKARI (Lembaga Karyawan Dakwah Islam). Karena meresahkan masyarakat Jawa Timur kemudian dibekukan oleh Gubernur Jawa Timur Sularso. Dalam mubes di Asrama Haji Pondok Gede tahun 1990, LEMKARI berganti nama menjadi LDII atas anjuran Mendagri Rudini agar tidak rancu dengan nama LEMKARI (Lembaga Karatedo Indonesia).

PARA TOKOH LDII
·         H. Nur Hasan Al-Ubaidah selaku pendirinya.
·         Abdu Dhahir, anak dari Nur Hasan Ubaidah.
·         H. Sanusi, adik kandung Nur Hasan Ubaidah.
·         Ali Murtopo, mantan wakil BAKIN.
·         Rudini, mantan mentri dalam negeri.
·         H. Nur Asnawi saudara iparnya.
POKOK AJARAN LDII
·         Orang Islam di luar kelompok mereka adalah kafir dan najis, termasuk kedua orang tua sekalipun.
·         Kalau ada orang di luar kelompok mereka yang melakukan shalat di masjid mereka maka bekas tempat sholatnya dicuci karena dianggap sudah terkena najis.
·         Wajib taat pada amir atau Imam mereka.
·         Mati dalam keadaan belum baiat kepada Amir/Imam LDII maka akan mati jahiliyah (kafir).
·         Al Qur'an dan Hadits yang boleh diterima adalah yang mankul (yang keluar dari mulut Imam/Amir mereka) selain itu haram diikuti.
·         Haram mengaji Al Qur'an dan Hadits kecuali kepada Imam/Amir mereka.
·         Dosa bisa ditebus kepada sang Amir atau Imam dan besarnya tebusan tergantung besar kecilnya dosa yang diperbuat dan ditentukan oleh Amir/Imam.
·         Harus rajin membayar infak, shodaqoh dan zakat kepada Amir/Imam mereka. Selain kepada mereka adalah haram.
·         Harta benda diluar kelompok mereka dianggap halal untuk diambil atau dimiliki dengan cara bagaimanapun, misalnya: merampok, mencuri, korupsi dll. asal tidak ketahuan. Bila berhasil menipu orang Islam diluar mereka dianggap berpahala besar.
·          Bila mencuri harta orang selain LDII ketahuan maka kesalahannya adalah ketahuan itu.
·         Harta, zakat, infaq dan shodaqoh yang sudah diberikan kepada Amir/Imam haram ditanyakan catatannya atau penggunaannya.
·         Haram membagikan daging Qurban/Zakat Fitrah kepada orang Islam diluar kelompoknya.
·         Haram shalat di belakang Imam yang bukan dari kelompok mereka, kalaupun terpaksa tidak perlu wudhu dan harus diulang.
·         Haram menikahi orang di luar kelompoknya.
·         Perempuan LDII kalau mau bertamu di rumah orang selain kelompoknya harus memilih waktu haid (dalam keadaan kotor).
·         Kalau ada orang di luar kelompok mereka bertamu ke rumah mereka maka bekas tempat duduknya harus di cuti karena dianggap najis.

4.      AJARAN H.M.A. BIJAK SATARI
PENDIRINYA
Yayasan Imperium Zakita Mata di didirikan oleh HMA Bijak Bestari, lahir di Binjai, Sumatra Utara, 30 Maret 1943.

POKOK-POKOK AJARANNYA
·         Mengaku bahwa HMA (Huwa Mu'jizatul A'la Allahu Akbar) itu Allah. Allah tertinggi. Allah itu Dzat yang menyeluruh.
·         Pada Allah itu ada jabatan-jabatan. Ada Allahu Akbar ada Ar Rahman dan ada ayat kursi yang memiliki fungsi-fungsi. Diantara fungsi-fungsi itu, yang tertinggi adalah HMA.
·         Imperium Zakiya Makta Foundation milik HMA terbentuk atas dasar diturunkannya penugasan dari Allah yang Maha Besar mutlak 100% pada tanggal 2 Mei 2001 pukul 00.00 WIB yang diterima langsung oleh HMA Bijak Bestari.
·         Imperium Zakiya Makta sebagai Pusat Komando, Deteksi dan Informasi Ghoib dan Ajaib yang mencakup alam semesta raya secara keseluruhan, mulai alam dimensi 1 sampai alam dimensi 900.
·          Mengadakan apa yang disebut "Penafsiran Ghaib" dengan melakukan kontak gaib dengan pemimpin ayat masing-masing.
·         Inti ajaran Zakiya Makta adalah keilmuan hiper metafisik yang merupakan jalan keluar untuk segala keperluan positif.

5.      ALIRAN PEMBAHARU ISA BUGIS
PENDIRI DAN SEJARAH MUNCULNYA
Isa Bugis lahir tahun 1926 di kota Bhakti Aceh Pidie. Isa Bugis ingin menerjemahkan dan menganalisa agama Islam berdasarkan teori pertentangan antara dua hal. Seperti misalnya ideologi komunis dengan kapitalis, antara nur dan kegelapan. Ia berusaha untuk mengilmiahkan agama dan kekuasaan Tuhan dan akan menolak semua hal-hal yang tidak bisa diilmiahkan atau tidak bisa diterima akal. Oleh karena itu ajaran Isa Bugis ini banyak diikuti oleh para intelek yang cenderung lebih menggunakan akal dan pikiran.
            POKOK AJARAN ISA BUGIS
·         Air Zam-zam di Makkah adalah air bekas bangkai orang Arab.
·         Semua tafsir Al Qur'an yang ada sekarang harus dimuseumkan karena semuanya salah.
·         Menolak semua mukjizat para Nabi dan Rasul, seperti kisah Nabi Musa as membelah laut dengan tongkatnya dalam Al Qur'an adalah dongeng lampu Aladin.
·         Nabi Ibrahim as menyembelih Ismail adalah dongeng.
·         Ka'bah adalah kubus berhala yang dikunjungi oleh turis setiap tahun.
·         Ilmu Fiqih, Ilmu Tauhid, dan sejenisnya adalah syirik. Ulama yang mengajarkan ilmu ini harus disingkirkan ke Pulau Seribu.
·         Al Qur'an bukan bahasa Arab, sehingga untuk memahami Al Qur'an tidak perlu belajar bahasa Arab, tata bahasa Arab dan sejenisnya.
·         Setiap orang yang intelek diberi kebebasan untuk menafsirkan Al Qur'an walau tidak mengerti bahasa Arab.
·         Ajaran Nabi Muhammad adalah pembangkit imperialisme Arab.
·         Ajaran Qurban pada waktu Iedhul Adha tidak ada dasar kebenarannya.
·         Mubaligh-mubaligh Islam yang menyebarkan agama ke luar tanah Arab adalah pemabuk dzulumat yang haus darah dan harta.
·         Indonesia adalah diantara dari sekian banyak korban dari kebiadaban Arabisme.
·         Lembaga Pembaharu (yang dipimpin oleh Isa Bugis) adalah Nur, sedangkan orang atau golongan di luar itu adalah Dzulumat, sesat serta kafir.
·         Sekarang masih periode Makkah sehingga belum diwajibkan shalat, puasa dll. Begitu juga minuman yang memabukkan seperti khamar dan sejenisnya belum diharamkan.

6.      TAREKAT NAQSYABANDIYAH
PENDIRI DAN SEJARAH KEMUNCULANYA
            Naqsabandiyah didirikan oleh syaikh Naqsabandi yang lahir di Bukhara, Rusia. Ia wafat pada 1386 M- 200 tahun setelah Al-Ghazali wafat. Seelama 36 tahun ia menyebarkan tarekatnya.
            Belum jelas kapan awal masuk tarekat ini di Indonesia, hanya saja ulama sufi yang pertama kali menyebut tarekat ini dalam tulisan-tulisanya adalah Syaikh Makasar (1626-1699).
                       

PARA TOKOH TAREKAT NAQSYABANDIYAH
·         Prof.Dr.H. Saidi Syekh Kadirun Yahya Muhammad Amin, M.Sc. perkenalanya ddengan Tarekat Naqsyabandiyah dimulai pada tahun 1941 di Sumatra Utara bersama syekh Syahbuddin, lalu dia berguru dengan Syekh Muhammad Hasyim Buayan. Ia mengklaim bahwa ajaran metafisika yang dianutnya merupakan ajaran Rasululloh yang di wariskan kepadanya dan berasal dari jabal Qubais.
·         Ahmad Khatib Sambas, seorang guru di Mekkah sekitar pertengahan abad 19.
·         Muhammad Shalih Az-Zawawi.
·         R.H. Abdus Salam.
·         R.H. Mah’mun
·          H. Hasam Mustafa.
·         Sulaiman Efendi
·         Khalil pasha.

POKOK AJARAN TAREKAT NAQSYABANDIYAH
·                                  Tenaga Allah adalah ibarat listrik dan wasilah, pengantar atau ibarat saluran yang menghubungkan antara manusia dan Allah melalui Mursyid dan silsilahnya serupa kawat listrik.
·         Untuk tujuan tertentu, ia memakai sebuah tongkat. Dengan tongkat tersebut ia dapat langsung memusatkan energi Ilahi ke arah obyek yang ia tuju. Ia bisa mematikan yang hidup dan menghidupkan yang mati. Untuk tujuan lain, air atau batu yang telah disalurkan padanya kalimah Allah, dapat dipakai sebagai kondensator yang berisi energi Ilahi yang sama.
·         Ilmu Tasawwuf dan Sufi adalah satu ilmu dalam agama Islam yang sangat dalam dan sangat halus. Yang mampu menembus ke dalam alam bil ghaib, alam batin, yang sudah jelas sulit diilmiahkan, apalagi di zaman dahulu kala.
·         Dzikrullah dengan metode tarekatullah ialah dzikrullah yang mampu langsung mendorong turunnya dzikrullah Maha Suci, Maha Akbar dari sisi Allah SWT.


7.      GERAKAN LEMBAGA KERASULAN (LK)
PENDIRI DAN SEJARAH KEMUNCULANYA
Mereka berpendapat bahwa Rasul itu diutus sampai kiamat. Rasul itu personnya, oleh sebab itu harus ada lembaganya (sama dengan Menteri dengan Departemennya).
Kalau Rasul meninggal maka harus ada Rasul baru yaitu Imam mereka. Tidak taat pada Imam mereka berarti tidak taat pada Rasul dan itu dosa besar.
            TOKOH ALIRAN LEMBAGA KERASULAN
·         Salah satu tokohnya adalah Aceng Syarifuddin.

POKOK AJARAN LEMBAGA KERASULAN

·         Rasul diutus sampai hari kiamat.
·         Wajib bai'at seta taat pada Imam.
·         Dosa bisa ditebus dengan uang kepada Imam. Besar kecilnya tergantung besar kecil dosa.
·         Di luar kelompok mereka adalah kafir.
·         Perkawinan harus dihadapan imam mereka dan diadakan oleh imam mereka. Sedangkan orang tua tidak perlu tahu.
·         Membagi periode Makkah dan Madinah. Sekarang dianggap masih periode Makkah, jadi belum wajib Sholat, puasa, haji serta belum diharamkan khamar dan minuman memabukkan lainnya.
·         Mengaji harus kepada Imam.

8.      AGAMA SALAMULLAH (AJARAN LIA AMINUDIN)
PENDIRI DAN SEJARAH KEMUNCULANYA
Lia Aminuddin atau sering kita kenal dengan nama Lia Eden lahir di Surabaya, Jawa Timur,21 Agustus 1947), dan sekarang tinggal di Jl. Mahoni 30 Jakarta Pusat. Ada beberapa buku yang sudah dikarang olehnya:
·         Perkenankan aku menjelaskan sebab taqdir.
·         Pancasila menuju Zam-zam
·         Lembaga Al Hira, fatwa Jibril as. VS fatwa MUI.
·         Puisi-puisi mendalami kerukunan Nasional.

Pada awal berdirinya, tahun 1997, Kelompok Eden (KE) atau Kerajaan Tuhan (KJ) bernama jamaah Salamullah (JS). Menurut Marzani Anwar Rumahnya di Jakarta pusat di klaim sebagai kerajaan Tuhan dan para pengikutnya wajib sujud di hadapanya kala melakukan ritual. Terperdayanya LA oleh jin/setan. Dalam hal ini, LA jelas telah di perbudak oleh HA (Habib Al-Huda) sekaligus disesatkan keimananya.

            POKOK AJARAN LIA AMINUDIN

·         Malaikat Jibril akan muncul lagi ke Bumi dan bersemayam di diri Lia, maka dimanapun Lia berada selalu bersama Malaikat Jibril as.
·         Lia mengakui menjadi juru bicara Jibris as. dan mengaku sebagai Nabi/Rasul.
·         Lia mengaku mendapatkan wahyu.
·         Lia mengaku mendapatkan mukjizat.
·         Agama yang dibawa oleh Lia bernama Salamullah / Agama Perenialisme yang menghimpun segala agama.
·         Lia mengaku sebagai Imam Mahdi.
·         Imam Mukti (anaknya) dianggap sebagai Nabi Isa as.
·         Abdul Rahman diyakini sebagai wa'sil/Imam besar.
·         Mencukur semua jenis rambut lalu membakarnya dianggap sebagai bentuk ibadah yang diperintahkan Jibris melalui Lia Aminuddin (seperti bayi yang baru lahir).

9.      AJARAN PAHAM BAHA’I
PENDIRI DAN SEJARAH MUNCULNYA
            Agama Baha’I, pendirinya bernama Baha’ulloh. Pada awal abad ke 21, jumlah penganut baha’i sekitar 6 juta orang yang berdiam lebih dari 200 negeri di seluruh dunia.
Timbul dari kalangan Syi'ah di Iran pada abad 19. Pencetusnya adalah Mirza Ali Muhammad. Mendakwa dirinya sebagai Al Baab, artinya pintu, yaitu pintu yang menghubungkan manusia dengan iman yang hilang yang akan keluar pada akhir zaman.
Ajarannya dinamakan Babiyah. Ia mengangkat dirinya sebagai Imam Mahdi. Setelah meninggal ajarannya dikembangkan oleh muridnya Mirza Husein Ali. Husein Ali juga mengangkat dirinya sebagai Nabi, juga Al Masih yang dijanjikan.

            PARA TOKOH BAHA’I
·         Abdul baha. Dalam kitab-i-Ahd, surat wasiyatnya, Baha’ulloh menunjuk putranya, Abdu’l-Baha sebagai pemimpin agamanyadan penafsir tulisanya.
·         Shaghi Effendi.
·         Husein Ali.
·         Yahya Ali.
·         Subuh Azal dan Baha’ullah murid Mirza Ali.

POKOK AJARAN BAHA’I

·         Semua agama samawi (Yahudi, Islam, Kristen) itu sama karena berasal dari Tuhan yang sama, oleh karena itu ketiga agama tersebut harus disatukan, yang ada hanyalah dienullah (agama Tuhan) atau mereka sebut juga agama Internasional.
·         Ajaran Baha'i merupakan campuran antara falsafah Pantaisme, ajaran Taurat, Injil dan Tasawwuf dalam Islam.
·         Baha’ullah dianggap sebagai perwujudan Tuhan yang terbaru.
·         Dia mengaaku sebagai pendidik Ilahi yang telah di janjikan bagi semua umat dan yang di nubuatkan dalam agama Kristen, Islam, Budha, dan agama-agama lainya.
Selain pokok ajaran-ajaran di atas ada beberapa ajaran lainya;
·         Menghilangkan setiap ikatan agama islam.
·         Menganggap ajaran Islam telah kadaluwarsa.
·         Persamaan antara manusia meskipun berlain jenis, warna kulit dan agama.
·         Menolak ketentuan-ketentuan Islam.
·         Menolak poligami kecuali dengan alsan dan tidak boleh dari dua istri.
·         Ka’bah bukanlah kiblat.
·         Kiblat mereka adalah di mana Tuhan menyatu dalam diri Baha’ullah.
·         Mempromosikan Islam Liberal, dan Pluralisme.

Ajaran ini telah dilarang melalui SK Perdana Menteri RI No.112/PM/1959. Setelah mati selama 42 tahun, begitu Gus Dur terpilih menjadi Presiden RI, pengurus Baha'i datang ke Presiden Gus Dur untuk melakukan lobi. Dan untuk diketahui aliran ini telah memberikan hidupnya untuk propaganda bagi kembalinya orang-orang Yahudi ke bumi Palestina.
           
10.  JARINGAN ISLAM LIBERAL (JIL)
PENDIRI DAN SEJARAH KEMUNCULANYA                      
Islam Liberal atau JIL (Jaringan Islam Liberal) adalah kemasan dari kelompok lama yang orang-orangnya dikenal nyeleneh. Kelompok nyeleneh itu setelah berhasil memposisikan orang-orangya dalam jajaran yang mereka sebut pembaharu atau modernis. Mula-mula yang dilakukan adalah mengacaukan istilah.
 Mendiang Dr. Harun Nasution Direktur Pasca Sarjana IAIN Jakarta berhasil mengelabui para mahasiswa perguruan tinggi Islam di Indonesia dengan cara mengacaukan istilah. Yaitu memposisikan orang-orang yang nyeleneh sebagai Pembaharu. Diantaranya Rifa'at At-Thahthawi (orang Mesir alumni Paris yang menghalalkan dansa-dansi laki perempuan campur aduk) oleh Harun diangkat sebagai pembaharu dan bahkan dibilang sebagai pembuka pintu ijtihad. Pemutarbalikan fakta ini dilakukan secara resmi di IAIN antara lain melalui bukunya "Pembaharuan dalam Islam, Sejarah Pemikiran dan Gerakan, terbit 1975).
Pengacauan istilah lainnya dilakukan oleh Nurcholish Madjid yang belajar Islam (kepada dosen-dosen Yahudi) di perguruan tinggi Amerika, Chicago - dengan cara mengembalikan istilah kepada bahasa lalu diselewengkan artinya, persis seperti dilakukan Darmogandul dan Gatoloco : yaitu sosok penentang dan penolak syari'at Islam di Jawa. Nurcholish menempuh : Islam dikembalikan kepada al Din, kemudian diberi makna yaitu hanyalah agama (tidak punya urusan dengan kehidupan dunia, bernegara) lalu dari pemaknaan itu menolak diterapkannya syari'at Islam dalam kehidupan. Mari kita simak kutipan tulisan Nurcholish sbb:
"sudah jelas, bahwa fikih itu, meskipun telah ditangani oleh kaum reformis, sudah kehilangan relevansinya dengan pola kehidupan zaman sekarang. Sedangkan perubahan secara total agar sesuai dengan pola kehidupan modern, memerlukan pengetahuan yang menyeluruh tentang kehidupan modern dalam segala aspeknya, sehingga tidak hanya menjadi kompetensi dan kepentingan umat Islam saja, melainkan juga orang-orang lain. Maka, hasilnya pun tidak perlu hanya merupakan hukum Islam, melainkan hukum yang meliputi semua orang, untuk mengatur kehidupan bersama."
Tanggapan : menganggap fiqh telah kehilangan relevansinya adalah satu pengingkaran. Bagaimana umat Islam bisa berwudhu, sholat, zakat, puasa, nikah, waris dan mengetahui halal/haram jika fiqh telah tidak relevan?
                        PARA TOKOH JIL
·         Nurcholish Madjid - Paramadina Jakarta
·         Charles Kurzman - University North Carolina
·         Azyumardi Azra - IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta
·         Abdallah Laroui - Muhammad V University Maroko
·         Masdar F. Mas'udi - Pusat Pengembangan Pesantren dan Masyarakat Jakarta
·         Goenawan Mohammad - Majalah Tempo
·         Edward Said
·         Djohan Effendi - Deakin University Australia
·         Abdullah ahmad an-Naim - University of Khartoum Sudan
·         Jalaludin Rahmat, Yayasan Muthahhari Bandung
·         Asghar Ali Engineer
·         Nasaruddin Umar - IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta
·         Komaruddin Hidayat - Paramadina
·         Said Agil Siraj - PBNU
·         Denny JA, Univ. Jayabaya
·         Rizal Mallarangeng - CSIS
·         Budi Munawar Rahman - Paramadina
·         Taufiq Adnan Amal - IAIN Alauddin Makassar
·         Hamid Basyaib - Yayasan Aksara
·         Ulil Abshar Abdalla - Lakpesdam NU
·         Luthfi Assyaukanie - Paramadina
·         Ade Armando - UI
·         Syamsurizal Panggabean - UGM
·         Ihsan Ali Fauzi - Ohio University
·         Syaiful Mujani - Ohio University
·         Mohammad Arkoun - University of Sorbone Perancis
·         Sadeq Jalal Azam - Damascus University Suriah

                        POKOK AJARAN JIL
Faham JIL mudahnya, menjurus pada sekularisme, inklusifisme dan pluralisme agama (menganggap semua agama itu sejajar, paralel dan prinsipnya sama hanya beda teknis) dan kita tidak boleh memandang agama lain dengan memakai agama yang kita peluk (ini lebih jauh lagi pemurtadannya).
Dari sini , lahirlah beberapa keyakinan yang nyleneh:
·         Pemerintah khulafa rasidin dianggap tidak agamis.
·         Semua agama adalah sama karena memerintahkan kepada kebaikan.
·         Tidak mengakui kalau peradilan adalah hukkum syariat.
·         Mengingkari kesepakatan ijma’ tentang pengangkatan imam bahwa pemimpin tidak harus mampu mengurusi permasalahan Agama dan dunia.
·         Tugas nabi hanya menyampaikan syariat lepas dari hokum pemerintahan dan pelaksanaanya.
·         Hukum di zaman nabi tidak jelas, meragukan, tidak stabil, tidak sempurna dan menimbulkan banyak tanda tanya.
·          Jihad nabi untuk mencari: zakat, jizyah, ghanimah, dan lain-lain demi mencapai kerajaan. Dengan demikian dianggap keluar dari batas-batas risalah kenabian, bukan perintah wahyu dan bukan perintah Alloh SWT.
·         Al-Qur’an adalahb makhluk sama seperti halnya manusia, sehingga tidak layak untuk di sakralkan.
·         Hadits tidak bias di jadikan sandaran karena tidak murni wahyu.


11.  GERAKAN SYIAH
PENDIRI DAN SEJARAH MUNCULNYA
Agama Syi'ah adalah agama dendam kesumat. Pencetusnya adalah Abdullah bin Saba tokoh YAHUDI yang pura-pura masuk Islam di zaman Sahabat Nabi.
Rukum Iman Agama Syi'ah tidak termasuk percaya kepada Qadha' dan Qadar, yaitu : Percaya kepada keesaan Allah, Percaya kepada keadilan, Percaya kepada kenabian, Percaya kepada Imamah, Percaya kepada sa'ah (hari kiamat). Karena tidak iman kepada Qadha' dan Qadar itulah maka kematian cucu Rasulullah SAW, Husen di Padang Karbala, diratapi dari dulu hingga sekarang.
Dalam meratapi, mereka memukul badan, dada dan kepala hingga berlumuran darah padahal tidak ada ajaran samawi yang membolehkan menganiaya diri karena mencintai seseorang.
Ahlul baiyt (seisi rumah dengan Rasulullah SAW) menurut mereka adalah Ali bin Abi Thalib, Fatimah dan kedua puteranya, Hasan dan Husein. Sedangkan Khadijah yang begitu besar jasanya terhadap agama Islam tidak termasuk.

            POKOK AJARAN SYIAH
·         Hadits tidak hanya dari Nabi Muhammad SAW saja tetapi juga dari ucapan para Imam mereka sampai hari kiamat.
·         Al Qur'an yang beredar sudah dipalsukan dan yang asli dibawa oleh Imam Muntadhar (yang ditunggu munculnya kembali di dunia).
·         Menghalalkan nikah Mut'ah (kawin kontrak / pelacuran mengatasnamakan agama) padahal sudah dilarang Islam. Banyak digandrungi oleh muda mudi atau pejabat yang kurang pengetahuan, padahal sama saja dengan zinah.
·         Syi'ah memandang Imam itu maksum.
·         Syi'ah memandang bahwa menegakkan agama adalah rukun agama.
·         Syi'ah menolak hadits yang tidak diriwayatkan oleh ahlul bait.
·          Tidak mengakui Abu Bakar, Umar dan Utsman Radhiyallahu 'anhum.
Gerakan Syi'ah luar biasa aktif di Indonesia (karena banyak penduduk muslimnya namun kurang pengetahuan agamanya). Mereka pandai menempatkan orang-orangnya di posisi penting a.l. : DR. Jalaluddien Rahmat untuk menggarap keluarga mantan wapres Soedarmono serta kelompok elit di Kebayoran Baru dengan nama yayasan Pengajian Sehati. Ir. Haidar Bagir (pemimpin umum Republika untuk menggarap orang-orang dekat Habibie dan kelompok intelektual). Prof. DR. Quraisy Shihab yang menggarap tokoh agama yaitu untuk mementahkan keputusan-keputusan MUI jika ada keputusan MUI yang keras terhadap aliran sempalan. LPPI pernah mengeluarkan brosur kecil yang berjudul : Syi'ah dan Quraisy Shihab.
Gerakan ini mempunyai yayasan yang bergerak di bidang pendidikan dan pesantren antara lain :
·         Yayasan Muthohari Bandung
·         Yayasan Al Muntadhor Jakarta
·         Yayasan Mulla Sadra Bogor
·         Yayasan Pesantren Yapi Bangil (IPANI : Ikatan Pemuda Ahlu Bait)
·         Yayasan Muhibbin Probolinggo
·         Pesantren Al Hadi Pekalongan
·         Yayasan Yapisma Malang
·         Yayasan Madinatul Ilmi Depok
·         Yayasan Darul Habib Jakarta
·         Yayasan Yasin Surabaya
·         Yayasan Babul Ilmi Jakarta (Jatibening)




REFERENSI
·         Tim Ulin Nuha Ma’had ‘Aly An-Nur. 2010. Sejarah Pemikiran Islam, Dirasatul Firaq. Solo : Pustaka Arafah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Disqus Shortname

Comments system